Pendaki Tersesat di Gunung Keramat! Film Petaka Gunung Welirang Bawa Kisah Horor dari Misteri yang Menguji Persahabatan di Tengah Teror Nyata Entitas Gaib Alas Lali Jiwo di Gunung Mistis!

 Pendaki Tersesat di Gunung Keramat! Film Petaka Gunung Welirang Bawa Kisah Horor dari Misteri yang Menguji Persahabatan di Tengah Teror Nyata Entitas Gaib Alas Lali Jiwo di Gunung Mistis!

Film Petaka Gunung Welirang tayang mulai 2 Juli 2026 di bioskop

Jakarta, 24 Juni 2025 - Starvision menghadirkan film Petaka Gunung Welirang yang terinspirasi dari kisah nyata pendakian misterius di Gunung Welirang di Jawa Timur, tayang mulai 2 Juli 2026 di bioskop Indonesia. Film ini membawa kisah horor dari misteri yang menguji persahabatan saat mendaki gunung.

Disutradarai oleh Indra Gunawan dari produser Chand Parwez Servia, film ini terinspirasi dari kisah nyata pendakian yang dialami oleh Maya Azka, dan naskahnya ditulis oleh Upi.

Petaka Gunung Welirang menghadirkan teror gaib yang terasa menyeramkan saat para pendaki tersesat di sebuah hutan yang disebut Alas Lali Jiwo. Kisah-kisah yang selama ini hanya terdengar seperti mitos tentang hilangnya para pendaki di Gunung Welirang dan berbagai kejadian mistis, diceritakan secara nyata.

Salah satu yang paling meneror adalah kehadiran entitas penjaga istana gaib Gunung Welirang, Ratu dan para penarinya, bunyi gamelan misterius yang bikin merinding, dan perbedaan alam yang membuat sang pendaki tak bisa mencari jalan pulang.

Mengikuti pendakian lima sahabat, Satria (Antonio Blanco Jr), Naya (Alika Jantinia), Arga (Giulio Parengkuan), Noval (Razan Zu), dan Tita (Jinan Safa). Kelimanya mendaki Gunung Welirang bertepatan mendekati Malam 1 Suro. Mendaki di waktu yang sakral tersebut justru membawa kelimanya mengalami hal-hal gaib, hingga masuk ke alam gaib.

"Petaka Gunung Welirang menyajikan kisah horor yang akan membuat penonton merinding, namun sekaligus mengharukan dari cerita persahabatannya. Kita bisa melihat bagaimana Arga, Satria, dan Naya berjuang untuk bisa keluar dari Alas Lali Jiwo, sementara Noval dan Tita yang tidak ikut summit terus berjuang mencari 3 sahabatnya. Kisah inilah yang akan mengingatkan kita tentang keyakinan dan persahabatan," ujar produser Chand Parwez Servia.

"Proses syuting Petaka Gunung Welirang sangat menantang. Kami mengambil beberapa lokasi yang memang ikonik di sepanjang jalur pendakian Gunung Welirang, termasuk air terjun yang memiliki keindahan luar biasa namun menyimpan energi magis yang sangat kuat," tambah sutradara Indra Gunawan.

Antonio Blanco Jr, yang memerankan karakter Satria di film ini mengungkapkan Petaka Gunung Welirang menjadi pengalaman pertamanya syuting di jalur pendakian.

Medannya sangat menantang dan memang membutuhkan fisik yang kuat. Beruntungnya aku memang terbiasa berolahraga, jadi itu sangat membantuku saat di lokasi. Di sini aku belajar hal positif dari filmnya, mulai dari menghormati nilai-nil kepercayaan lokal dan tentunya cerita tentang persahabatannya yang pasti sering dihadapkan pada pilihan-pilihan yang melatih a mengendalikan ego sendiri," ujar Antonio Blanco Jr. te,

Bagi Giulio Parengkuan, Petaka Gunung Welirang mengajarkan tentang nilai untuk bisa saling percaya terhadap teman dan tak mementingkan ego pribadi. "Aku memerankan Arga, pendaki yang sangat keras kepala dan mementingkan diri sendiri saat mendaki, dan pada akhirnya ikut mencelakakan teman-temannya, dia akhirnya tersadar bahwa dalam berteman kita tidak bisa mementingkan diri sendiri," kata Giulio.

Bagi Alika Jantinia, Petaka Gunung Welirang mengajarkan nilai positif tentang ego dan kejujuran. Salah satu yang menarik di film ini adalah kisah persahabatannya untuk bisa menyingkirkan ego masing-masing agar mereka selamat.

"Di film ini kita bisa belajar bahwa memang ada entitas lain di sana, yang menguji adab dan ego kita, apalagi bagi seorang pendaki. Kejujuran dalam niat mendaki itu benar-benar harus dibuka. Ada banyak pesan positif yang akan penonton rasakan saat keluar bioskop," ungkap Alika.

Film Petaka Gunung Welirang akan menghadirkan horor pendakian gunung dari kisah survival lima sahabat di alam liar yang diangkat dari kisah nyata tentang pendakian di Gunung Welirang, Jawa Timur yang akan menjadi hiburan dengan teror mencekam dalam kisah yang menyentuh.

Tonton film Petaka Gunung Welirang di bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026! Ikuti perkembangan terbaru film Petaka Gunung Welirang melalui akun media sosial resmi di Instagram @petakagunungwelirang, @starvisionplus, dan TikTok @Starvision Movie.

Sinopsis

5 sahabat merayakan kelulusan dengan mendaki Gunung Welirang. Ketika pendakian melewati Alas Lali Jiwo, mereka mendengar suara gamelan. Berbagai peristiwa misteri terjadi, dan mereka terpisah dalam pusaran dimensi teror magis Alas Lali Jiwo!


Pemain dan Tim Produksi

••Antonio Blanco Jr sebagi Satria

••Alika Jantinia sebagai Naya

••Giulio Parengkuan sebagai  Arga

••Razan Zu sebagai Noval

••Jinan Safa sebagai Tita

••Hana Saraswati sebagai Putri Welirang

••Ramon Y Tungka sebagai Pak Joko

••Agus Kuncoro sebagai Om Heru

••Jameelah Saleem sebagai Sekar 

••Derry Oktami sebagai Kuncen

••Cak Ukil sebagai Pak Cokro

••Shatora Narajan sebagai Bagaskara

 ••Astri Nurdin sebagai Santi

••Ruth Marini sebagai Ibu Marsih

 ••Tutus Thomson sebagai Petugas Jaga

 ••Gilbert Pattiruhu sebagai Bapak Satria

 ••Lucky Moniaga sebagai Bapak Tua/Penambang


Produksi Starvision

Produser Chand Parwez Servia, Riza, 

Mithu Nisar

 Sutradara Indra Gunawan

 Produser Eksekutif Reza Servia

 Amrit Dido Servia

Raza Servia

 Produser Lini Eko Gumilang

 Penulis Skenario Upi

 Dari Cerita Maya Azka

 Pengarah Artistik Oscart Firdaus

 Penata Kamera Ujel Bausad

 Penyunting Gambar Wawan I. Wibowo

 Penata Suara Aditya Trisnawan

 Perekam Suara Oky S Nugroho

 Penata Musik Mikhael Alpha Beltsazar

 Penata Warna Chressandy Rorimpandey

 Penata VFX The Organism

Penata Rias & Efek Anel Ismail

 Penata Busana Diah Wattab

 Penata Peran Arief Havidz

 Elhan Shaleh

 Perancang Poster Alvin Hariz

 OST Trimakasih Bijaksana – Sheila On 7

 Tempat Aku Pulang – Fiersa Besari

Tentang Starvision

Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh 

dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam 

membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten 

menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton 

Indonesia.

Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar, 

menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film 

nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara 

mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian 

kreatif sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office 

yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung 

Gede, Sekawan Limo, 172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, 

dan Dua Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam 

menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna—

meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun 

kolaborator di industri perfilman Indonesia.

Kontak

POPLICIST Publicist

publicist@poplicist.com

Nova: 0857-7121-8534

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TAYANG 30 OKTOBER 2025, FILM BADIK: DRAMA AKSI TENTANG HARGA DIRI, CINTA, DAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA

MAXStream TV dan iQIYI Hadirkan Bunga di Tepi Jurang, Perkaya Pilihan Hiburan Digital dengan Kisah yang Dekat dengan Kehidupan Masyarakat

Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Hadir dalam Format IMAX! Membawa Kisah Eksorsisme dengan Pengalaman Menonton yang Imersif, Meneror dan Emosional di Layar Besar